Kenali 5 Ciri Ciri Lemah Kandungan Sejak Dini dan Penanganannya

Seputaribuhamil.com – Kehamilan adalah sebuah anugerah untuk setiap pasangan yang baru menikah. Keinginan untuk memiliki anak sangat besar, sehingga dalam masa kehamilannya calon ibu dan calon ayah pasti melakukan apapun untuk menjaga kesehatan janin yang berada dalam kandungannya. Akan tetapi tak jarang pula ada perempuan yang mengalami gangguan kehamilan. Seperti lemahnya kandungan yang beresiko keguguran. Kita akan mengenali ciri ciri lemah kandungan agar bisa menangani sejak dini.

Sebenarnya yang dimaksud dengan kandungan lemah adalah sebuah kondisi medis dimana terdapat gangguan pada leher rahim ataupun serviks yang disebut dengan inkompetensi serviks. ini adalah kondisi serviks yang lemah dan mengalami ketidaknormalan. seharusnya saat usia kehamilan 4 bulan, serviks belum terbuka. Tetapi karena lemah, maka pembuahan dapat keluar dari rahim. lalu seperti apa ciri ciri kandungan lemah yang lainnya? kita simak di bawah ini.

Kenali 5 Ciri Ciri Lemah Kandungan Sejak Dini dan Penanganannya

5 Ciri Ciri Kandungan Lemah

Kondisi rahim yang tipis diakibatkan karena kekurangan hormon estrogen atau rendahnya hormon progesteron. Dalam hal ini anda harus menambah kadar hormon estrogen dan hormon progesteron anda untuk meningkatkan ketebalan rahim.

1. Terdapat gangguan sistem tiroid dalam tubuh

Keguguran yang diakibatkan oleh kandungan lemah dapat terjadi jika terdapat gangguan sistem tiroid yang ada dalam tubuh. Hal ini termasuk hipotiroidisme atau kerja tiroid terlalu rendah dan sebaliknya hipertiroidisme atau gangguan tiroid terlalu tinggi. Kondisi ini bisa menyebabkan wanita yang sudah menunjukan tanda kehamilan mengalami keguguran dan bahkan keguguran berulang pada awal trimester. Masalah hormon ini sangat mempengaruhi kesuburan wanita. Bila terlalu rendah fungsi Tiroidnya maka dapat mengakibatkan hormon yang menekan ovulasi akan tinggi. Sementara bila fungsi tiroid terlalu tinggi estrogen juga akan terlalu tinggi. Akibatnya dapat menyebabkan dalam rahim terjadi pendarahan dan kerusakan dalam rahim. untuk remaja kelainan ini dapat memicu penyebab menstruasi yang datang tidak teratur.

Baca Juga:  Penting Perhatikan Posisi Tidur Saat Hamil Muda Yang Aman

2. Terjadi kontraksi diawal kehamilan

Kontraksi memang hal yang wajar dan mesti terjadi pada saat sang ibu mencapai usia melahirkan untuk membuka jalan lahir yang dibutuhkan. Namun jika kontraksi terjadi pada saat masih dalam usia kehamilan bahkan masih muda, maka kontraksi ini sangat berbahaya, terbukanya jalan lahir dalam waktu yang tidak tepat memungkinan janin keluar dan menyebabkan keguguran.

3. Keluar titik-titik atau bercak darah

Tidak semua dari mereka, bintik-bintik darah, yang pasti ciri mengalami aborsi. Namun kehadiran dari bagian-bagian atau bintik-bintik darah atau bahkan bekuan darah menunjukkan bahwa ada sesuatu yang normal dalam kesehatan janin dan juga konten. Jika hal ini terjadi, ibu, tidak hanya meninggalkan mereka sendirian, karena itu perlu periksa ke dokter, dokter kandungan, untuk mengetahui kondisi rahim dan juga janin. Pada kuartal pertama terkadang adanya noda mungkin bukan menjadi sebuah masalah, asalkan tidak banyak keluar.

4. Penyakit dalam rahim

Berbagai jenis penyakit yang terdapat dalam rahim juga dapat menyebabkan kandungan akan sangat lemah dan muncul berbagai gangguan kehamilan seperti adanya keputihan ketika hamil. Ini bukan hanya menganggukehamilan tapi dapat juga menyebabkan sulit hamil, sering keguguran dan tingkat kesuburan menurun.

5. Sistem kekebalan tubuh yang terganggu

Masalah perempuan dengan kandungan yang lemah bisa jadi karena sistem kekebalan tubuhnya bermasalah. Hal ini menyebabkan tubuh akan menciptakan sistem yang melawan tubuh. Kemudian akan berdampak pada janin di dalam kandungan. Tubuh wanita hamil pasa dasarnya secara alami tak menerima kehamilan tersebut. Sehingga masalah ini bisa menyebabkan wanita keguguran terjadi.

Baca Juga:  8 Cara Menjaga Kehamilan Muda Supaya Terhindar Dari Keguguran

Merawat Kandungan Dari Ciri Ciri Lemah Kandungan

  1. Hindari konsumsi atau menggunakan produk yang mengandung xenoestrogen terlalu banyak. Sebab inilah yang memicu tingginya estrogen di dalam tubuh anda.
  2. Selalu berhubungan intim hanya dengan satu pasangan saja. Jadi jangan sampai punya banyak pasangan agar sex anda aman.
  3. Anda harus membiasakan latihan otot panggul. Caranya bisa dilakukan dengan berenang, berjalan kaki ataupun dengan berlari ringan. Dan jangan terlalu sering melakukan olahraga ekstrim yang berbahaya untuk rahim.
  4. Konsumsilah semua makanan yang di dalamnya mengandung asam lemak omega 3 misalnya ikan makarel, ikan salmon, ikan sarden serta produk lainnya.
  5. Sebaiknya anda kendalikan masa pengatur jarak kelahiran dengan ikit program KB, akan tetapi harus  pilih jenis KB yang aman bagi anda.
  6. Jaga selalu bagian organ intim supaya tetap bersih, tidak keputihan serta merawat keputihan bila timbul masalah.
  7. Sebaiknya anda hindari kebiasaan menahan kencing karena dapat menyebabkan infeksi vagina dan juga saluran kencing.
  8. Jangan merokok, terlalu sering begadang, minum alkohol, dan memakai narkoba.
  9. Selalu jaga berat badan ideal sehingga tak terjadi obesitas yang dapat menyebabkan penyakit pada rahim serta resiko terkena diabetes.
  10. jangan terlalu sering duduk dengan waktu yang lama dan aktiflah bergerak.
  11. Jaga selalu nutrisi yang baik bagi tubuh anda seperti protein, karbohidrat, lemak sehat,vitamin dan juga mineral. Konsumsi makanan seimbang dengan beberapa sayuran, ikan, biji-bijian, buah, daging, jugakacang-kacangan.

Periksa Kandungan Secara Rutin Sangat Disarankan

Agar anda dan suami bisa selalu mengetahui keadaan si janin, ada baiknya untuk selalu melakukan pemeriksaan kandungan setidaknya 1 kali dalam 1 bulan. Dengan peralatan canggih yang dinamakan USG, kita bisa mengetahui keadaan janin dan perkembangan serta pertumbuhan janin didalam kandungan.

Baca Juga:  Ternyata 10 Jenis Inilah Buah Yang Tidak Baik Untuk Ibu Hamil

Pada kebanyakan kasus keguguran, biasanya sang ibu tidak menyadari keguguran, ada kemungkinan terdapat masalah mengenai kekentalan darah pada sang ibu yang menyebabkan aliran oksigen ke janin tersumbat. Hal ini menyebabkan janin tidak mendapatkan oksigen ataupun nutrisi. Nah dengan pemeriksaan USG, kita bisa tahu kondisi janin seluruhnya.

Cara Mengatasi Lemah Kandungan

Dibawah ini adalah beberapa cara mengatasi kandungan lemah agar cepat hamil. Diantaranya adalah:

Suplemen untuk persiapan kehamilan

Dalam suplemen ini biasanya mengandung asam folat yang tinggi. Ini bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas sel telur supaya siap saat masuk ke dalam tahap ovulasi. Selain itu asam folat juga penting untuk mencegah cacat tabung syaraf bayi untuk bayi yang akan dilahirkan. Untuk mendapatkan dosis yang tepat sebaiknya asam folat digunakan berdasarkan resep dari dokter, untuk menghindari efek samping yang bisa menganggu masa kesuburan.

Terapkan gaya hidup yang sehat

Berbagai kebiasaan yang buruk untuk tubuh ibu ketika bersiap untuk mendapatkan kehamilan misalnya seperti kebiasaan merokok, minum alkohol, mengkonsumsi makanan dengan lemak jenuh yang tinggi, minum soda dan semua jenis makanan yang mengandung bahan pengawet dan pemanis. Sebaiknya Anda mulai membersihkan semua hal buruk itu dan mencoba untuk melakukan kebiasaan hidup yang lebih sehat.

Memeriksa masa ovulasi setiap bulan

Peluang kehamilan untuk wanita dengan kandungan yang lemah bisa meningkat jika hubungan seksual dilakukan dengan perhitungan yang tepat. Gunakan kalkulator masa subur sehingga tahu apakah sedang mengalami ovulasi atau tidak. Namun cara ini paling baik dilakukan untuk wanita yang memiliki menstruasi teratur setiap bulan.